Hobi Itu Bernama "Tersesat"

TUHAN,

KAU masih di sana???

Maukah KAU mendengarkan curhat-ku,

Sebentar saja?

Aku lelah menyimpannya,

aku juga malu mengungkapkannya pada-MU,

tapi itu mengusikku.

 

Masih ingatkah akan cerita yang pernah kusampaikan pada-MU beberapa waktu yang lalu?

Semua berjalan indah, dan kubahagia menerimanya.

KAU mengajariku KASIH yang SEJATI lewatnya,

juga PENGORBANAN yang TULUS.

Namun, ada yang perlu KAU ketahui,

maaf aku menyembunyikannya dari-MU,

Karena aku takut KAU akan sedih mendengarnya,

KAU harus janji takkan memarahiku bila kujujur pada-MU!

 

Aku menemukan "persimpangan" yang dulu KAU katakan itu,

ketika aku memutuskan untuk pergi sendiri tanpa-MU.

Jalan mana yang harus kulewati? Aku tersesat..

dan ini bukan yang pertama.

 

Maukah KAU memelukku walau sebentar saja?

Dekap erat aku, itu yang kubutuhkan sekarang!

Maaf bila curhatku menyita waktu-MU!

 

Aku mencintai-MU.

Comments

Popular posts from this blog

TUHAN Masih Menulis Cerita Cinta

Untukmu yang Pernah Kupanggil "Kekasih"

Traveling? Why Not?!

Untuk Calon Jodohku

Perihal Cinta

Biografi : Yuhersyani R. Benu

Merindu

Halusinasi

Menggenggam Asa