Posts

Showing posts from October, 2019

Biografi : Yuhersyani R. Benu

"Jika nama Anda sudah ada di mesin pencari Google, maka Anda sudah terkenal."  Itu adalah pernyataan dari dosen saya waktu masih kuliah di Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Herminarto Sofyan. Dosen yang sangat berwibawa dan penyayang dengan rekam jejak yang membanggakan. Beliau sengaja mengatakan demikian untuk memotivasi saya dan teman-teman untuk mempublikasi karya-karya kami, entah buku, artikel dan tulisan lainnya ketika sudah bergelut di bidang pendidikan, yang tujuan utamanya, yaitu meningkatkan  kemampuan menulis serta membaca dan pastinya mengangkat derajat guru serta merubah minat baca masyarakat Indonesia yang masih "kritis".  Cara berpikir saya perlahan diubah oleh pernyataan tersebut. Puisi kacangan, cerpen melankolis yang baru setengah perjalanan kemudian mentok karena minus ide, sampai tulisan dalam bentuk artikel yang belum teratur konsepnya, coba saya buat. Semua itu terlihat masih amatiran tetapi setidaknya, saya sudah memulainya dan mengg...

(cerpen) Saksi Keajaiban

Entah sudah berapa kali tombol backspace itu menjalankan tugasnya membersihkan seluruh kalimat. Kembali hanya terpampang kertas putih dengan kursor yang terus berkedip menanti perintah. Di luar sana, suara kodok dan jangkrik saling bersahut membentuk irama khas alam. Detak jam dinding pun tak kalah bersaing, mengingatkan saya bahwa sebentar lagi hari akan berganti. Baca cerita sebelumnya : Satu Jam Empat Puluh Lima Menit Saya masih belum menemukan ide apa yang harus ditulis untuk dimuat di rubrik "Saksi Keajaiban", di buletin "Shine" milik Gereja Siloam, tempat saya beribadah. Rubrik yang berisi tentang karya TUHAN dalam kehidupan seseorang. Eve, wanita berkaca mata itu dan partnernya Valen, terus mengirim peringatan via whatsapp yang makin membuat saya tak mampu berpikir dengan tenang. "C'mon Syani. 2 hari lagi deadlinenya." Gumam saya memotivasi diri. "..Tapi siapa yang yang harus jadikan objek 'Saksi Keajaiban'??" Tan...

(BUKU) Disforia Inersia

Image
"You've got a broken heart, Not a broken life. A broken dream, but never a broken future." Beberapa hari lalu sempat viral di medsos, video tentang seorang lelaki yang ditinggal nikah padahal pacarannya sudah 11 tahun. Whaaat ?? itu pacaran ato kredit rumah? eh, anak baik tidak boleh membully Pertanyaannya, bagaimana kalian menata hati setelah patah hati ato ditinggal nikah seperti cerita di atas? Meratapi hubungan, tinggal dalam masa lalu ato bunuh diri (jangan!)?? Setiap orang punya metode tersendiri untuk menyembuhkan luka di hati, terlepas dari  lama ato cepatnya penyembuhan tersebut, namun wajib sembuh & tidak boleh terlalu lama meratapinya (Widiihh, bijaknya). Bicara soal patah hati, mas Wira Nagara juga punya cerita (berdasarkan buku ini - Disforia Inersia). Dia menulis tentang dirinya yang mulanya cuma jadi secret admirer kemudian berubah menjadi the real admirer, ajak kencan, jalan bareng, saling menguatkan & semua hal mainstream yang dilakuk...

TUHAN, Masa Lalu Itu ...

Image
Dieng - Jawa Tengah TUHAN, Masih setiakah KAU menemaniku ?? Maaf, bila kubertanya seperti itu pada-MU, aku sadar, aku sudah jarang berkirim pesan pada-MU. Oyaa, Apakah KAU dapat merasakan apa yang kurasa saat ini ?? Ahh, terlalu banyak keluhan yang keluar dari mulutku, aku bisa saja mengatasinya, tapi berpura-pura untuk mendapatkan perhatian-Mu. TUHAN, Maukah KAU memelukku sebentar saja ?? atau ijinkan aku mendekap-MU, membaringkan kepalaku sejenak pada pundak-MU, mungkin itu dapat menenangkanku. Gini, Hari ini aku begitu ketakutan, aku takut pada semua bayangan buruk yang terlintas di pikiranku. Tadi, saat menyapa-MU dalam quite time-ku pun aku masih merasa ketakutan. Jujur, a ku tak ingin rasa ini terus berlanjut. KAU pasti tau itukan TUHAN ?? Aku selalu mengatakannya pada-MU disetiap curhatku. TUHAN, Aku ingin pinta satu hal, mau kan KAU membantuku memulihkannya??? Aku janji akan menaati ingin-MU. Ingat k abari aku jika KAU akan menepati janji-MU, atau jadikan i...

Punya impian? Kenapa Tidak?!

Image
Puncak Gunung Prau - Jateng "You are never too old to set another goal or to dream a new dream." - C.S. Lewis. 1 target terlewatkan hari ini. Eh, masih setengahnya. Iya, kemarin ditantang untuk bisa selesaikan 2 novel setiap bulan. Berat ? Iya! Harus bisa curi waktu antara baca dengan selesaikan tugas sekolah + ngantuk yang menjanjikan kenyamanan tapi demi target, akhirnya selesai juga novel pertamanya. Ini buku yang spesial, secara fisik, dia sering temani beta jalan-jalan keliling Pulau Jawa dan Kalimantan. Bandara Adi Soemarmo - Solo Isinya? Jangan ditanya, setiap babnya bikin deg-degan, baper, sedih dan senyum sendiri tepatnya. Banyak hal diajarkan di novel ini. Dari bakat yang tidak sesuai dengan pendidikan akademiknya, menghargai setiap impian, keinginan untuk mewujudkannya, kerja keras, tantangan dari keluarga, teman dan diri sendiri, belum lagi kalau sudah dibumbui dengan "cinta", hadeeeh, makin tidak bisa fokus lagi. Pokoknya keren sanga...