Merindu



"Apa yang akan kau lakukan saat mengingatku??", tanyamu.

"Aku akan memandang bintang, karena kutau kau menyukainya dan berharap kita dapat memandang bintang yang sama." Jawabku sambil memandang sekumpulan burung laut yang bergegas pulang, berharap secepatnya melepas rindu dengan keluarganya.

"Itu bukan satu dari sekian gombalanmu,kan?" balasmu yang selalu tak percaya dengan setiap ucapan yang keluar dari mulutku.

"Apa aku harus menyebut nama Tuhan, untuk meyakinkanmu bahwa aku selalu merindumu?"

"Tidak. Aku sudah terlalu sering mendengar pujianmu, takutku, itu takkan bertahan. Tapi, percayalah, aku menyukai jawabanmu. Lupakan."

Comments

Popular posts from this blog

TUHAN Masih Menulis Cerita Cinta

Untukmu yang Pernah Kupanggil "Kekasih"

Traveling? Why Not?!

Untuk Calon Jodohku

Perihal Cinta

Biografi : Yuhersyani R. Benu

Halusinasi

Menggenggam Asa