Playing Victim




TUHAN,
Kemarin aku begitu membenci kata "cinta".
Aku menghujatnya dalam tangisku, aku tak mempercayai akan adanya hal itu.

Bagaimana aku harus mempercayainya ??
Cinta begitu kejam padaku, memperlakukanku bak pengemis, pecundang.
Kuhabiskan berjuta detik untuk menghormatinya (cinta) namun dia mengacuhkanku.
Agh, betapa bodohnya aku.
Terus berharap untuk sesuatu yang tak pasti.
Mungkin aku ditakdirkan untuk gagal memilikinya.

Hari ini, dengan sengaja dia datang merusak komitmenku, dengan bangganya merusak prinsipku,
menanamkan harapan palsu untuk kupercayai, dan bodohnya, aku terbuai dan kembali terjatuh dalam drama yang dibuatnya.

TUHAN,
Itukah yang cinta yang KAU cipta ???
Lebih baik tak kumiliki saja daripada nanti aku kembali terluka.
Rapuh dibuatnya.

Comments

Popular posts from this blog

TUHAN Masih Menulis Cerita Cinta

Untukmu yang Pernah Kupanggil "Kekasih"

Traveling? Why Not?!

Untuk Calon Jodohku

Perihal Cinta

Biografi : Yuhersyani R. Benu

Merindu

Halusinasi

Menggenggam Asa