Ambigu ...

.. Kamu masih saja diam, sedang di sebelahmu, aku, iya, menanti ucapmu Mendung pagi ini menambah kebekuan diantara kita, "Harusnya tidak seperti ini!" Ungkapmu dng suara tertahan, Sebutir air mata tidak sengaja meninggalkan kelopak matamu,

Aku masih saja sangsi dng tangismu, Dengan air mata yang terus membasahi meja di depanmu, Kamu masih saja tersenyum, Berusaha tegar, Berpura-pura menyembunyikan sakitmu, Drama apa yang sedang kita mainkan? Logika ini beku, Di sana, berjuta tanya mulai menendang dada ini

Kita kembali terpaku, membisu, Mungkin sebentar lagi hujan yang akan mencairkan kebekuan ini "Kamu tidak ingin bicara?" Tanyamu dengan sedikit memaksa untuk tersenyum, namun tidak berharap untuk mendapat jawaban Entah, Aku mulai terbiasa dng kejadian ini.

Comments

Popular posts from this blog

TUHAN Masih Menulis Cerita Cinta

Untukmu yang Pernah Kupanggil "Kekasih"

Traveling? Why Not?!

Untuk Calon Jodohku

Perihal Cinta

Biografi : Yuhersyani R. Benu

Merindu

Halusinasi

Menggenggam Asa