Yang Terhilang

Kasih,
kemarin saat kususuri jalan kota, di sisi jalan, di antara kesibukan orang-orang, duduk seorang anak kecil yang sedang meminta-minta. Dengan wajah mungilnya, dia tetap tersenyum, walau tak dihiraukan.

Dia masih terlalu kecil. Dia masih ingin bermain, tertawa, berlari dan menghabiskan masa kecilnya dengan hal indah. Tapi... mengapa dia harus ada di sana??? dipaksa berjuang untuk mengalahkan kerasnya hidup, dipaksa memikul beban yang belum saatnya bagi dia. Sedih.

Kasih,,, dimanakah engkau? Puaskah kau jika mereka tak miliki masa depan? senangkah kau jika masa kecil mereka yang penuh bahagia diganti dengan tangis penuh penderitaan?

Jangan biarkan itu berlanjut dalam hidup mereka. Biarkan mereka merasakan apa yang menjadi bagian mereka, biarkan mereka terbang bebas, menari-nari indah, bernyanyi, dan menghabiskan indahnya masa kehidupan masa kecil mereka.


Oleh:
Yuhersyani Rohesy.

Comments

Popular posts from this blog

TUHAN Masih Menulis Cerita Cinta

Untukmu yang Pernah Kupanggil "Kekasih"

Traveling? Why Not?!

Untuk Calon Jodohku

Perihal Cinta

Biografi : Yuhersyani R. Benu

Merindu

Halusinasi

Menggenggam Asa